Marketplace bahan baku MBG adalah portal belanja digital yang sedang disiapkan Badan Gizi Nasional (BGN). Melalui portal ini, setiap SPPG nantinya membeli tujuh bahan pokok dari pemasok terverifikasi, sementara harga, pemasok, dan pajaknya tercatat. Kepala BGN Sudaryono menargetkannya beroperasi akhir September atau awal Oktober 2026, tetapi aturan tertulisnya belum terbit.
Ringkasan per 19 September 2026
| Pertanyaan | Jawaban singkat | Disampaikan |
|---|---|---|
| Bentuknya apa? | Portal pengadaan yang meniru SIPLah milik Kemendikdasmen. BGN juga membuka opsi bekerja sama dengan perusahaan marketplace | 17 September 2026, rapat kerja dengan Komisi IX DPR |
| Komoditas apa saja? | Beras, minyak goreng, ayam, telur, daging, ikan, dan susu | 17 September 2026 |
| Wajib bagi SPPG? | Ya. Seluruh SPPG diminta membeli ketujuh bahan itu melalui portal | 17 September 2026 |
| Siapa pemasoknya? | Penjual terverifikasi, dengan asosiasi komoditas ikut memverifikasi | 12 dan 17 September 2026 |
| Boleh membeli dari luar daerah? | Diarahkan membeli dari kabupaten atau kota sendiri selama stoknya tersedia | 12 September 2026 |
| Bahan yang dilarang | Beras SPHP dan MinyaKita | Berlaku sejak 27 Juli 2026, ditegaskan lagi 17 September 2026 |
| Kapan mulai? | Target akhir September atau awal Oktober 2026. Per 17 September konsepnya masih memerlukan tiga sampai empat pekan | 12 dan 17 September 2026 |
| Aturan tertulis | Belum terbit | Per 19 September 2026 |
Seluruh keterangan di atas berasal dari pernyataan Kepala BGN Sudaryono yang dikutip media nasional. Daftar sumbernya ada di akhir artikel.
Apa itu marketplace bahan baku MBG?
Marketplace bahan baku MBG adalah sistem belanja digital khusus dapur Makan Bergizi Gratis. SPPG memesan bahan dari pemasok yang sudah terdaftar, dan setiap transaksi meninggalkan jejak: siapa pemasoknya, berapa harganya, kapan barangnya dikirim, dan berapa pajaknya. Media menyebutnya dengan tiga nama, yaitu marketplace, lokapasar, dan portal pengadaan. Ketiganya merujuk pada rencana yang sama.
BGN menyebut dua alasan. Alasan pertama adalah mencegah kecurangan dalam pembelian bahan, mulai dari permainan harga, permintaan kickback, sampai barang bermutu rendah yang dilaporkan sebagai barang bermutu tinggi. Di hadapan Komisi IX DPR, Sudaryono menyebut sistem ini dibuat agar "tidak ada lagi hanky-panky".
Alasan kedua adalah keamanan pangan. Lima dari tujuh komoditasnya merupakan protein hewani yang memerlukan penanganan khusus, dan penanganan yang keliru dapat membuat anak sakit. Sudaryono mencontohkan ayam potong: sebagian distributor menyebut ayam "segar" bila dikirim dalam keadaan dingin, sebagian lain bila baru disembelih. Tanpa standar yang sama, dua dapur dapat menerima barang dengan mutu yang jauh berbeda di bawah sebutan yang sama.
Rencana ini muncul di tengah pengetatan dapur MBG. Berdasarkan data per 7 September 2026, BGN menghentikan sementara 1.999 SPPG yang belum mendaftarkan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS). Penertiban SLHS menyasar kebersihan dapur, sedangkan marketplace menyasar hulunya, yaitu bahan yang masuk ke dapur. Penyebab suspend lainnya kami rangkum dalam artikel mengapa SPPG disuspend BGN.
Komoditas apa saja yang masuk marketplace MBG?
| Komoditas | Catatan |
|---|---|
| Beras | Dilarang memakai beras SPHP |
| Minyak goreng | Dilarang memakai MinyaKita |
| Daging ayam | Standar kesegarannya menjadi contoh masalah yang disebut BGN |
| Telur ayam | Menjadi contoh zonasi yang disebut BGN |
| Daging sapi atau kerbau | Termasuk tahap awal |
| Ikan | Ada di daftar 17 September, tidak ada di daftar tahap awal 12 September |
| Susu | Termasuk tahap awal |
Sebagian berita menyebut enam komoditas, sebagian lain tujuh. Keduanya benar untuk waktunya masing-masing. Pada 12 September, melalui unggahan media sosialnya, Sudaryono menyebut enam komoditas untuk tahap awal tanpa ikan. Lima hari kemudian di DPR, ia menyebut tujuh komoditas prioritas yang sudah memuat ikan. BGN belum menjelaskan apakah ikan ikut sejak hari pertama atau menyusul.
Bumbu dapur seperti bawang dan ketumbar tetap dibeli melalui pasar bebas. Sayur dan buah tidak disebut dalam daftar mana pun.
Apakah SPPG wajib belanja melalui marketplace?
Menurut pernyataan Kepala BGN pada 17 September 2026, ya. Seluruh SPPG wajib memakai portal itu untuk membeli ketujuh bahan tersebut. Namun, sampai artikel ini ditulis, kewajiban itu belum dituangkan dalam peraturan, keputusan, atau surat edaran BGN. Sanksi bagi dapur yang tetap membeli di luar portal juga belum diumumkan.
Sikap yang aman adalah menganggapnya akan wajib dan mulai bersiap sekarang, sambil menunggu dokumen resminya terbit. Regulasi MBG yang sudah berlaku kami kumpulkan dalam daftar regulasi MBG dan SPPG.
Bagaimana penjual terverifikasi dan zonasi bekerja?
Penjual terverifikasi. BGN menyebutnya verified seller. Pemasok tidak dapat berasal dari sembarang pihak dan harus lolos verifikasi yang melibatkan asosiasi komoditas. BGN sudah mengundang asosiasi peternak ayam dan asosiasi petelur, dan menurut Sudaryono tanggapan mereka positif. Syarat verifikasinya belum diumumkan.
Bagi dapur, akibatnya jelas: pemasok langganan Anda belum tentu muncul di portal, terutama pemasok perorangan yang tidak tergabung dalam asosiasi mana pun.
Zonasi. SPPG diarahkan membeli dari wilayahnya sendiri selama stoknya tersedia. Contoh dari Sudaryono, dapur di Mojokerto membeli telur dari Mojokerto, bukan dari kabupaten lain. Tujuannya menekan ongkos angkut dan menggerakkan ekonomi daerah.
Catatan pemasok bersama. BGN juga merancang pusat informasi lintas dapur. Dengan catatan ini, pemasok yang terbukti mengirim barang bermutu buruk ke satu SPPG tidak dapat begitu saja berpindah melayani SPPG lain.
Apa bedanya dengan SIPLah?
SIPLah (Sistem Informasi Pengadaan di Sekolah) adalah sistem milik Kemendikdasmen tempat sekolah membelanjakan dana BOS melalui mitra pasar daring yang sudah diseleksi. BGN menyebut marketplace MBG mengadopsi mekanisme tersebut. Perbandingannya per 19 September 2026:
| Aspek | SIPLah | Marketplace MBG |
|---|---|---|
| Pengelola | Kemendikdasmen | Badan Gizi Nasional |
| Pembeli | Sekolah, dengan dana BOS | SPPG |
| Barang | Kebutuhan barang dan jasa sekolah | Tujuh bahan pangan prioritas |
| Penjual | Melalui mitra pasar daring yang diseleksi | Penjual terverifikasi melalui asosiasi |
| Pajak transaksi | Dipungut, disetor, dan dilaporkan oleh mitra | Pemerintah ingin aspek pajaknya tercatat, mekanismenya belum diumumkan |
| Status | Sudah berjalan | Tahap konsep |
Baris pajak paling penting bagi bagian keuangan dapur. Di SIPLah, bendahara sekolah tidak perlu memungut dan menyetor pajak atas transaksi di dalam sistem karena kewajiban itu dijalankan mitra. Bila marketplace MBG meniru bagian ini, pekerjaan pajak dapur untuk ketujuh komoditas akan berkurang. Selama BGN belum menjelaskannya, catat pajak seperti biasa.
Kapan marketplace MBG mulai beroperasi?
Target awalnya akhir September atau awal Oktober 2026, disampaikan Sudaryono pada 12 September. Pada 17 September, ia menyebut konsepnya masih dimatangkan dan memerlukan sekitar tiga sampai empat pekan. Bila dihitung dari tanggal itu, rentangnya jatuh sekitar 8 sampai 15 Oktober 2026. Angka ini hitungan kasar, bukan jadwal resmi.
Hal yang belum diumumkan BGN
- Nama dan alamat portal.
- Dasar hukum tertulis, baik peraturan, keputusan, maupun surat edaran.
- Syarat dan cara verifikasi pemasok.
- Alur pembayaran dan pemungutan pajak.
- Apakah harga ditetapkan BGN atau mengikuti penawaran pemasok.
- Ketentuan bila stok di kabupaten sendiri kosong.
- Sanksi bila SPPG membeli di luar portal, serta ada tidaknya masa peralihan.
Apa yang perlu disiapkan SPPG sekarang?
Sebagian besar persiapan dapat dikerjakan tanpa menunggu portalnya jadi.
- Bersihkan gudang dari beras SPHP dan MinyaKita. Larangan ini sudah berlaku sejak 27 Juli 2026, bersama larangan memakai LPG 3 kg. BGN mengancam dapur yang melanggar dengan teguran sampai penutupan operasional. Marketplace hanya akan menutup celahnya dari sisi pembelian.
- Petakan pemasok ketujuh komoditas. Catat nama, kabupaten atau kota asal, keanggotaan asosiasi, dan dokumen usahanya. Untuk pemasok dari luar kabupaten atau yang tidak tergabung dalam asosiasi, mulailah mencari cadangan lokal.
- Simpan harga beli hari ini sebagai patokan. Untuk setiap komoditas, catat tanggal, satuan, harga, dan pemasoknya. Setelah portal berjalan, Anda memiliki pembanding bila harganya berubah dan dasar untuk menjelaskan perubahan anggaran kepada yayasan.
- Tuliskan spesifikasi mutu. Contoh ayam dari BGN menunjukkan bahwa kata "segar" saja tidak cukup. Cantumkan batas jam sejak disembelih, suhu saat diterima, dan berat per potong di surat pesanan. Telur, beras, dan susu memerlukan spesifikasi yang sama jelasnya.
- Hitung kebutuhan mingguan per komoditas. Turunkan angkanya dari siklus menu dan jumlah porsi supaya pesanan di portal nanti tidak kurang atau berlebih.
- Rapikan bukti penerimaan dan retur. Timbang, foto, dan catat suhu barang saat tiba. Barang yang ditolak dibuatkan berita acara retur. Bukti seperti inilah yang membuat keluhan mutu dapat ditindaklanjuti.
- Tunjuk penanggung jawab pengadaan. Tentukan siapa yang memegang akun portal, siapa yang menyetujui pesanan, dan siapa yang menerima barang di dapur.
Bagian yang dapat dibantu tatagizi.id
Portal BGN akan mencatat pembelian ketujuh komoditas di sisi pemerintah. Pekerjaan di dapur tetap ada: menyusun rencana belanja terhadap pagu, mencatat stok setelah barang tiba, membeli bumbu, sayur, dan buah di luar portal, membuat berita acara, dan mengajukan tagihan ke yayasan. Bagian inilah yang dikerjakan tatagizi.id.
| Kebutuhan | Modul | Yang dikerjakan |
|---|---|---|
| Rencana belanja dan harga patokan | Kalkulator HPS | Barang, satuan, jumlah, dan harga satuan dalam tujuh kategori. Rata-rata biaya per porsi dibandingkan dengan pagu. Saran harga terakhir diambil dari riwayat akun sendiri, dan harga yang jauh di atas kebiasaan dapur Anda diberi penanda |
| Stok setelah barang tiba | Stok Bahan Baku | Barang masuk dan keluar, batas minimum, serta perkiraan hari habis dari rata-rata pemakaian 14 hari |
| Pesanan, survei harga, retur, dan tagihan | Pembuat Dokumen | Purchase Order dengan isian awal dari stok yang menipis, Berita Acara Survei Harga Bahan Pangan, Berita Acara Retur Bahan Baku, dan Pengajuan Pembayaran ke yayasan dengan foto nota |
Batasannya juga perlu jelas. Harga di Kalkulator HPS diisi sendiri oleh tim dapur, bukan diambil dari harga pasar. Stok dicatat secara manual, dan peringatannya tampil sebagai penanda di layar, bukan notifikasi ke HP. tatagizi.id adalah aplikasi web independen. Aplikasi ini bukan aplikasi resmi BGN, tidak terhubung dengan marketplace BGN, dan tidak menggantikan pembelian melalui portal resmi setelah kewajiban itu berlaku. Catatan yang rapi juga tidak menjamin dapur lolos pemeriksaan.
Cara pengisiannya dijelaskan dalam panduan menghitung HPS dan mengelola stok bahan baku. Bila ingin mencobanya dengan data dapur Anda sendiri, masa coba gratis tersedia melalui halaman pendaftaran.
Pertanyaan yang sering muncul
Apakah marketplace MBG sudah dapat dipakai?
Belum. Per 19 September 2026, portalnya masih dalam tahap konsep dan alamatnya belum diumumkan.
Apa itu beras SPHP, dan mengapa dilarang untuk MBG?
SPHP adalah singkatan dari Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan, program beras pemerintah untuk menjaga harga di pasar. BGN menggolongkannya bersama MinyaKita dan LPG 3 kg sebagai barang yang diperuntukkan bagi masyarakat yang berhak, sehingga dapur MBG dilarang memakainya sejak Juli 2026.
Bolehkah SPPG membeli dari pemasok di luar kabupaten?
Arahan BGN adalah membeli dari kabupaten atau kota sendiri selama stoknya tersedia. Ketentuan bila stok lokal kosong belum diumumkan.
Apakah bumbu, sayur, dan buah juga wajib dibeli melalui marketplace?
Bumbu dapur disebut tetap dibeli melalui pasar bebas. Sayur dan buah tidak termasuk tujuh komoditas prioritas.
Siapa yang dapat menjadi pemasok di marketplace MBG?
Pemasok yang lolos verifikasi dengan melibatkan asosiasi komoditas. Syarat rincinya belum diumumkan BGN.
Apakah tatagizi.id terhubung dengan marketplace BGN?
Tidak. tatagizi.id mencatat pekerjaan internal dapur seperti HPS, stok, dan dokumen. Pembelian ketujuh komoditas tetap dilakukan melalui portal resmi BGN.
Sumber
- ANTARA, 17 September 2026: BGN siapkan lokapasar bahan baku MBG, tujuh komoditas jadi prioritas
- CNBC Indonesia, 17 September 2026: BGN Siapkan Marketplace untuk Pengadaan Pangan MBG, Ini Tujuannya
- Katadata, 17 September 2026: BGN Luncurkan Portal Pengadaan Khusus Dapur MBG, Buka Opsi Gandeng Marketplace
- CNN Indonesia, 17 September 2026: BGN Siapkan Marketplace untuk Bahan Baku MBG, Ini Alasannya
- detikHealth, 13 September 2026: BGN Siapkan Marketplace Khusus Pengadaan Bahan Baku MBG
- ANTARA Banten, 8 September 2026: Belum daftar SLHS, 1.999 SPPG ditutup
- CNBC Indonesia, 27 Juli 2026: Sudaryono Larang Dapur MBG Pakai Gas Melon, Minyakita, dan Beras SPHP
- Direktorat Jenderal Pajak: Perpajakan Dana BOS dan Pengadaan Melalui Aplikasi Daring SIPLah




